Rabu, 01 Februari 2017

A Glass Of Milk


Once, there was a poor boy who made a living by selling various objects from door to door. This was the way he earned money to pay for his school.

One day, as he was walking from house to house as usual, he felt very hungry and weak. He felt that he couldn’t walk even a few steps. He decided to ask for food at a house. He knocked on the door and was stunned to see a beautiful young girl open the door. With much hesitation, he asked the girl for a glass of water.

The young girl understood his condition and offered him a huge glass of milk. With an astonished look, the boy drank the milk very slowly.

“How much do I owe you for this milk?” he asked her.

The girl replied, “I do not want any money for this.”

The boy thanked the girl from the bottom of his heart and left the place.

Years passed by. The young girl grew up. In her youth, unfortunately, she fell ill and was diagnosed with the rarest kind of nervous disorder. Many experienced doctors were baffled at her condition, and she was admitted in the city hospital with the most advanced facilities.

Dr. Kevin, a renowned neuro specialist was called in by the hospital to examine her. Even with his extraordinary expertise, Dr. Kevin found the girl’s illness very hard to cure. However, with perseverance and hard work that lasted months, he was finally able to get the disease under control. With careful medication and monitoring, the girl was completely cured in the end.

Everyone praised the doctor, but the girl was quite worried about how much the hospital bill would come to. Her family had just a little money kept away in the bank, which was by no means enough to pay for such a long treatment in that reputed hospital.

The girl was given the hospital bill finally. With trembling hands, she opened it. She was stunned to see that the bill had been crossed out and cancelled, and there was a note underneath signed by Dr. Kevin.

“Bill paid years ago with a glass of milk!”

Indonesian:
Suatu ketika, ada seorang bocah miskin yang menghidupi dirinya dengan berjualan barang-barang dari pintu ke pintu. Dengan cara ini juga ia mendapatkan uang untuk membayar biaya sekolah.

Suatu hari, saat berjalan dari rumah ke rumah seperti biasanya, dia merasa lapar dan lemah. Dia tidak sanggup lagi melangkahkan kakinya. Ia bermaksud untuk meminta makanan pada rumah yang akan didatanginya. Bocah itu mengetuk pintu dan terpesona karena melihat gadis cantik yang membuka pintu. Dengan penuh keraguan, dia memohon segelas air pada gadis itu.

Gadis itu memahami keadaan bocah itu dan menawarkan segelas besar susu. Dengan wajah keheranan, anak laki-laki itu meminum susunya perlahan-lahan.

“Berapakah hutangku untuk susu ini?” dia bertanya pada gadis itu.

Gadis itu menjawab, “Gratis.”

Bocah itu berterima kasih pada gadis itu dan meninggalkan tempat.

Tahun berganti tahun. Gadis itu tumbuh dewasa. Dalam masa itu, sayangnya dia menderita penyakit langka. Banyak dokter ahli bingung dengan kondisinya padahal dia dirawat di rumah sakit kota dengan fasilitas canggih.

Dr. Kevin, seorang spesialis syaraf terkenal, didatangkan oleh pihak rumah sakit untuk menyembuhkan gadis itu. Bahkan dengan keahliannya yang luar biasa, Dr. Kevin merasa sulit untuk mengobatinya. Namun, dengan ketekunan dan kerja keras pada bulan-bulan terakhir, dia berhasil menyembuhkan penyakitnya. Dengan pengobatan dan pemeriksaan yang cermat, si gadis sembuh total.

Setiap orang memuji-muji dokter itu, namun gadis itu lebih kuatir mengenai biaya yang harus dibayarnya. Keluarganya hanya mempunyai sedikit simpanan di bank, sama sekali tidak cukup untuk segala biaya perawatan pada rumah sakit terkenal ini.

Akhirnya tagihan datang pada gadis itu. Dengan tangan gemetar ia membukanya. Dia tertegun melihat kertas tagihan dicoret dan dibatalkan, dan ada sebuah catatan dibawahnya dengan tanda tangan Dr. Kevin.

“Tagihan ini telah dibayar bertahun-tahun yang lalu dengan segelas susu!”

A Glass Of Milk Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar